-1779901200.png)
-1779901200.png)
SEMARANG — Dalam rangka menguatkan karakter dan keterampilan praktis peserta didik, Sekolah Dasar Negeri (SDN) Bulustalan meluncurkan program kokurikuler bertajuk "Aku Tanam, Aku Rawat, Aku Amati" yang resmi dimulai pada Kamis, 21 Mei 2026. Kegiatan berbasis proyek ini dirancang untuk memberikan pengalaman belajar kontekstual yang mengajak siswa berinteraksi langsung dengan alam sekitar. Sebagai puncak dari rangkaian proses pembelajaran ini, pihak sekolah menjadwalkan pelaksanaan agenda panen karya pada tanggal 9 Juni 2026 mendatang sebagai wadah apresiasi atas hasil kerja keras para siswa.
Dalam pelaksanaannya, seluruh peserta didik dilibatkan secara aktif melalui pembagian tugas yang disesuaikan dengan tingkat perkembangan usia dan capaian fase masing-masing. Pada Fase A (kelas 1 dan 2), para siswa diajak untuk menanam dan mengamati pertumbuhan bawang merah di media yang telah disediakan. Sementara itu, siswa pada Fase B (kelas 3 dan 4) berfokus pada budi daya serta penataan berbagai jenis tanaman hias untuk mempercantik lingkungan. Melalui pembagian ini, setiap anak dapat belajar bertanggung jawab terhadap kelangsungan hidup tanaman yang mereka asuh sejak hari pertama.
Pendekatan yang berbeda diterapkan pada Fase C (kelas 5 dan 6), di mana kegiatan dikembangkan ke arah pengolahan pangan murni, mulai dari proses pembuatan kecambah hingga mengolahnya menjadi hidangan makanan siap saji yang bergizi. Pihak manajemen SDN Bulustalan menegaskan bahwa esensi dari kegiatan kokurikuler ini bukan sekadar hasil panen, melainkan proses penanaman nilai kedisiplinan, ketelitian dalam mengamati fenomena alam, serta kerja sama tim. Seluruh rangkaian pembukaan kegiatan ini berjalan dengan tertib dan mendapat dukungan penuh dari para guru pendamping serta orang tua murid.